8 Strategi Bisnis Kuliner Ini Harus Dicoba, Kalau Mau Produkmu Laris di Kalangan Anak Muda!

8 Strategi Bisnis Kuliner Ini Harus Dicoba, Kalau Mau Produkmu Laris di Kalangan Anak Muda | EmasCorp.com

EmasCorp.com – Karena jumlah anak muda di Indonesia yang hampir separuh total populasinya, banyak bisnis yang kemudian fokus menyasar anak muda. Mulai dari kuliner, konveksi, hingga properti. Memang daya beli anak muda masa kini sangat tinggi. Mereka rela merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa eksis dan mempertahankan gengsi. Nah, kamu bisa memanfaatkan sifat anak muda ini sebagai peluang usaha.

Jika kamu ingin merintis bisnis kuliner sendiri dengan menggaet pasar anak muda, maka 8 strategi yang akan Hipwee jabarkan ini wajib kamu coba!

1. Pilih produk yang bikin anak muda tak malu untuk share di sosial media. Dengan begini, produkmu akan meroket dengan sendirinya.

Sebelum terjun ke dalam bisnis kuliner, kamu harus jeli memilih produk apa yang ingin kamu jajakan. Mulai dari jenis, konsep, serta tema harus dipikirkan matang-matang. Cari tahu apa yang paling menarik perhatian anak muda masa kini. Misalnya saja kafe bertema vintage dan folk. Maka, sesuaikan juga kudapan yang kamu jajakan supaya mereka merasa gaul dan bangga sudah nongkrong di kafemu.

Selain itu, desain packaging produkmu seunik dan sekeren mungkin. Bisa dipastikan mereka tak ragu untuk memposting foto atau men-share lokasi geraimu. Hal inilah yang bisa dimanfaatkan sebagai ajang promosi gratis, sehingga produkmu akan meroket dengan sendirinya.

2. Ciptakan resep unik yang tampilannya menarik mata. Ini cara jitu supaya calon pelanggan muda penasaran mencoba.

Setelah memilih konsep serta tema yang menurutmu tepat dan bisa menggaet anak muda dengan cepat, kamu juga harus memutar otak untuk menemukan menu andalan yang menarik. Tak hanya nikmat di lidah saja, usahakan juga produk olahan yang kamu jajakan juga menarik di mata.

Inilah yang akan menarik hati para anak muda dan membuat mereka penasaran mencoba. Kamu bisa kok mengkombinasikan resep lama dengan banyak pilihan rasa yang sedang jadi hits. Misalnya saja es krim mochi dengan berbagai pilihan rasa, pisang celup cokelat dan karamel, hingga jajanan lawas seperti cilok yang telah dimodifikasi dengan berbagai pilihan isi.

3. Tak hanya resep unik yang bisa dicoba, kamu bisa menjual panganan yang sebelumnya hanya bisa ditemukan lewat komik, film, atau buku cerita!

Selain meramu sendiri menu makanan dan minuman yang akan kamu jual, kamu juga bisa memanfaatkan panganan yang sebelumnya sudah jadi hits di sebuah film, komik, maupun buku cerita. Jajanan yang terinspirasi dari sini dijamin akan langsung menarik perhatian para anak muda.

Misalnya saja, snack cocobi yang terinsipirasi dari kartun Crayon Shincan, kue dorayaki dari Doraemon, nasi kari di komik-komik jepang, burger warna-warni yang mengadaptasi dari burger Spongebob, hingga grilled cheese dari film Chef. Dijamin para anak muda akan bersedia mengantri demi memuaskan rasa penasaran mereka!

4. Kamu tak wajib memiliki gerai fisik, hanya menyediakan pesan layan antar justru menjadikan bisnismu kian menarik!

Terkadang dengan terbatasnya jumlah dana, kamu memang diwajibkan untuk memutar otak demi bisa sukses membangun bisnis sendiri. Dana yang dianggarkan bisa dipangkas dengan tak perlu mendirikan gerai fisik. Tentu saja kamu membutuhkan ongkos yang tak sedikit untuk menyewa ruko maupun lapak sederhana.

Tak perlu memiliki gerai sendiri sebenarnya akan membuat bisnismu terlihat unik. Toh, anak muda masa kini ingin semuanya serba praktis. Justru ini bisa dijadikan peluang, sediakan saja pesan layan antar. Tak hanya menjadi pembeda, dengan kemudahan yang ditawarkan juga makin membuat para anak muda jatuh cinta.

5. Kreasikan ragam menu dan jangan lupa juga menyesuaikannya dengan kantong anak muda.

Makin banyak pilihannya makin menarik pula usaha kulinermu di mata para pembeli. Jika cita rasa yang disuguhkan enak di lidah dengan harga bersaing, tak heran jika para pelangganmu akan setia kembali lagi demi menjajal menu lainnya. Namun, jangan lupa untuk memastikan bahwa kudapan yang kamu jual memiliki range harga yang masih terjangkau kantong anak muda.

6. Buat jadwal berbeda untuk makanan yang kamu jual. Dengan begini tiap hari calon pembeli tertarik untuk menjajal.

Tak hanya memberi banyak pilihan menu supaya menarik calon pelanggan untuk kembali, kamu juga bisa membuat strategi unik lainnya. Misalnya saja dengan membuat jadwal berbeda untuk makanan yang kamu jual sehari-harinya. Dengan begini para pelanggan akan sukses dibuat terus merasa penasaran. Tak heran jika nantinya mereka bersedia untuk datang tiap hari demi bisa menjajal semua menu yang ada.

7. Gencarlah beriklan melalui sosial media dan menggunakan hashtag tertentu. Bila perlu sering berikan give away atau potongan harga.

Kunci supaya bisnis kulinermu bisa laris manis di kalangan anak muda adalah jangan pelit untuk memberikan give away atau potongan harga. Supaya kamu juga bisa menjaring banyak calon pembeli, kamu bisa mengadakan give away dengan upload foto di sosial media menggunakan hashtag tertentu. Tentu kamu tak akan merugi, karena ini sama saja dengan cara berpromo demi menjaring banyak calon pembeli. Kamu bisa memberikan potongan harga setelah para pelanggan menunjukkan update foto produkmu di sosial media.

8. Beri kartu keanggotaan dan gratis pembelian setelah pelanggan membeli kesekian kalinya. Hal ini terbukti ampuh membuat mereka jadi pembeli setia.

Supaya bisnismu terlihat kian exclusive dan membuat para anak muda merasa bangga untuk membeli, kamu bisa memberikan kartu keanggotaan. Kartu ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan gratis pembelian setelah mereka beberapa kali membeli produkmu. Dijamin hal ini ampuh untuk membuat mereka menjadi pelanggan setia.

Jadi, sudah siapkah merintis bisnis kulinermu sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *