Pisahkan Uang Pribadi Dan Uang Perusahaan

Pisahkan Uang Pribadi Dan Uang Perusahaan | EmasCorp.com
EmasCorp.com – Banyak manfaat jika kita memisahkan antara pengeluaran pribadi dan pengeluaran perusahaan. Karena itu, lakukan. Apalagi tidak terlalu sulit.
 
Masih banyak pengusaha yang mencampur antara keuangan pribadi (keluarga) dan keuangan bisnisnya (perusahaan). Rekening atas namanya juga rekening perusahaannya. Untuk kebaikan, sebaiknya pisahkanlah antara rekening pribadi dan rekening usaha. Setelah porsi ditentukan, langkah berikutnya adalah melakukan pencatatan keuangan usaha.
 
Memang jika usaha skalanya masih kecil, kita cenderung menyamakan uang yang diterima usaha dan uang pribadi. Bahkan kita biasanya menyimpan uang itu dalam satu nomor rekening. Tapi jika keuangan usaha dan bisnis dijadikan satu, kita akan kesulitan melakukan monitoring pendapatan atau pun pengeluaran. Dengan memisahkan pencatatan keuangan usaha dengan keuangan pribadi akan lebih mudah membedakan antara arus dana dari usaha dan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi.
 
Sepenting melakukan pemisahan rekening pribadi dengan rekening usaha adalah pemisahan pencatatan, karena dapat memberika informasi lebih jelas keadaan finansial usaha.
 
Poin penting dalam pengaturan keuangan adalah disiplin diri. Memang kunci utama mengatur keuangan usaha adalah disiplin mematuhi porsi yang kita atur untuk keuangan usaha dan pribadi. Berbagai macam godaan sering muncul. Barang-barang tadinya belum terlalu penting jadi seperti “minta dibeli”. Ada kalanya saat uang masuk dalam jumlah besar, kita merasa butuh ini dan itu. Kita harus dapat membedakan kebutuhan dan keinginan. Sebelum membeli sesuatu dengan alasan usaha, tanyakan dulu apakah merupakan kebutuhan mendesak atau keinginan yang bisa ditunda. Jawabannya akan membantu kita nda menentukan ke mana uang akan digunakan.
 
Banyak manfaat jika kita memisahkan antara pengeluaran pribadi dan pengeluaran perusahaan. Selain laporan menjadi efisien dan efektif, pemisahan pengelolaan keuangan pribadi  dan pengelolaan keuangan usaha yang baik dapat menghilangkan salah sasaran dan salah  kelola serta penyusunan rencana laporan laba-rugi yang di dalamnya ada unsur pendapatan dan biaya.
 
Tetapi ada satu hal yang sampai saat ini menjadi perdebatan tiada akhir. Yakni paham tentang pengelolaan uang pribadi dengan uang usaha (baca: bisnis). Paham pertama meyakini bahwa antara uang usaha dan uang pribadiharus dipisah. Alasannya karena kebijakan dan pengelolaan dalam mengelola keuangan di dua area tersebut cukup berbeda. Misalnya, bila menyangkut masalah utang, antara strategi dan kebijakan untuk keperluan pribadi dan untuk keperluan usaha tentu berbeda. Untuk usah, utang ibarat darah. Sedangkan utang untuk keperluan pribadi harus melalui seleksi ketat, dan dengan perhitungan sangat matang. Karena salah mengambil utang berdampak sistemik pada kehidupan finansial keluarga. Apalagi bagi keluarga yang sumber utama penghasilannya dari gaji. Sehingga utang kebanyakan menjadi “aib” bagi keluarga.
 
Pemisahan pencatatan juga dapat memberikan informasi yang lebih jelas tentang finansial usaha yang sedang dijalankan. Informasi yang didapat berupa:
  1. Melindungi uang bisnis kita karena di dalamnya mencantumkan catatan mengenai transaksi dan saldo bisnis kita.
  2. Menganalisa sumber penghasilan. 
  3. Memonitor ke mana uang mengalir, informasi mengenai transaksi pengeluaran sehingga tepat tujuan dan dapat mengendalikan biaya dan pengeluaran kas.
  4. Mengetahui posisi keuangan usaha terkini. Mengetahui informasi pembukuan keuangan bisnis kita untuk mengetahui dari mana dan ke mana uang kita mengalir.
  5. Pengambilan keputusan usaha yang lebih baik, karena jika didasarkan data-data akurat dapat direncanakan dengan baik.
Sekali lagi, keuangan usaha dan keuangan pribadi yang disatukan dapat membuat kita kesulitan melakukan monitoring pendapatan atau pengeluaran. Dengan melakukan pemisahan pencatatan akan lebih mudah bagi kita untuk membedakan antara arus dana dari usaha dan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi. Pemisahan pencatatan juga dapat memberi informasi lebih jelas tentang finansial usaha.
Ditulis Oleh: Guritno Wirawan, S.E. (Trainer Software Akuntansi Zahir Accounting)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *