Renungan Bagi Strategi Marketing Bisnis Anda

Strategi Marketing | EmasCorp.com

EmasCorp.com – Setiap bisnis pasti memiliki divisi marketing yang memiliki fungsi sebagai motor penggerak perputaran keuntungan yang terjadi di dalam bisnis, untuk keberlangsungannya. Pertumbuhan dalam bisnis juga terjadi berkat program-program dan kampanye-kampanye promosi ciptaan divisi marketing. Strategi yang tepat hasil diskusi sebuah tim marketing yang solid akan menjadi penentu kemajuan sebuah bisnis. Berikut ini lima kata-kata Seth Godin yang menyinggung strategi marketing dalam suatu bisnis dan membuat Anda kembali berpikir mengenai strategi marketing bisnis Anda sendiri.

  1. “Anda tidak lagi bisa membeli massa. Massa tidak lagi dijual, dan kalaupun dijual, Anda tidak akan mampu membelinya.” / “You can’t buy mass anymore. It’s not for sale, and if it is, you can’t afford it.”

Jika dulunya iklan di TV pernah mengalami masa di mana harganya terjangkau sehingga membeli banyak penempatan di televisi justru membuat Anda untung, kini kondisinya tidak seperti itu lagi. Penawaran untuk memasang iklan dalam beragam platform semakin merajalela, dan produk digital seperti streaming lagu atau film jauh lebih laku. Jadi, jika strategi marketing Anda masih saja ada di seputaran iklan di televisi, maka Anda akan ketinggalan.

  1. “Perhatian: Sekali suatu hal sudah terlewatkan, maka suatu hal ini akan habis dan punah.” / “Attention: Once it’s gone, it’s used up forever.”

Di zaman sekarang, perusahaan-perusahaan sudah mampu menjangkau audiensnya dengan cara yang beragam. Alhasil, marketer yang baik akan punya rasa hormat dan menghargai waktu orang lain, sekaligus peka dan berhati-hati dalam memutuskan hal yang paling baik dan efektif. Semuanya kini ada di dalam tanggung jawab marketer; entah itu mengenai produk yang menguntungkan atau merugikan si pengguna, hingga ekspektasi yang terlalu muluk-muluk yang diberikan oleh suatu produk. Semuanya ada dalam pilihan dan pertanggungjawaban marketer. Marketing tidak lagi menyoal pihak mana yang akan mendapatkan perhatian terbanyak, namun pihak mana yang berhasil menanamkan rasa percaya pada customernya. Saat ada rasa percaya yang terjalin, saat itulah Anda sebagai marketer dapat membangun koneksi dan relasi, hingga tercipta transaksi.

  1. “Bisnis bukan tentang menemukan orang yang akan menggunakan produk Anda, melainkan menemukan produk untuk orang-orang yang merupakan target market Anda.” / “It’s not about finding people for your products. It’s about finding products for your people.”

Naluri alami manusia adalah menemukan tribe atau kelompok yang memiliki kesamaan dengan kita. Kita terkoneksi dengan kelompok yang relevan dengan kita. Gaya marketing kita pun demikian; kita menjalin cerita yang dapat disebarkan luas lalu kita ulangi lagi. Padahal, menurut Seth Godin, marketing sebenarnya sederhana saja: Orang yang seperti kita akan mengikuti apa yang kita lakukan. Jika Anda memahami orang seperti Anda akan mengonsumsi apa, maka semuanya akan jadi lebih mudah. Targetkan sebuah grup atau tribe, dan temukan apa yang membuat mereka tertarik sehingga Anda mengenai target yang banyak sekaligus.

  1. “Lakukanlah satu hal: Kalahkan rasa takut.” / “Do one thing: Overcome fear.”

Rasa takut timbul karena tidak mengetahui sesuatu. Jika Anda sudah tahu apa yang harus Anda lakukan, apa yang harus Anda beli dan bagaimana sebaiknya Anda melakukannya, rasa takut pun hilang. Tidak semua produk atau jasa mudah dijual, dan customer Anda pun memiliki ketakutannya masing-masing. Jika marketing Anda berhasil menjangkau customer dengan baik, saat itulah ketakutan customer Anda mereda dan transaksi lebih banyak terjadi.

  1. “Hampir semua hal yang terjadi, hanya terjadi dalam kepala kita. Keluarkan semua ide besar dalam kepala Anda dan wujudkan.” / “Almost everything that happens, happens in our head. Get those big ideas out of your head and into action.”

Hal-hal yang kita beritahukan pada diri kita merupakan persepsi dari bagaimana sebenarnya kita ingin dilihat oleh dunia. Jika kita tidak berani bertindak, kita mantap di satu area saja, tidak akan ada perubahan besar yang terjadi. Fokuslah pada apa yang diinginkan audiens Anda, dan bukan apa yang diinginkan perusahaan saja. Audiens meminta solusi dengan cara-cara baru yang menyenangkan, berarti dan terkoneksi. Itulah yang membuat customer Anda akan mau membayar. Ambillah langkah pertama dengan atasan Anda jika Anda adalah seorang marketer, utarakan ide Anda dan hal baru yang terpikirkan untuk kemajuan bisnis.

Selamat mempraktekkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *